Jika meletus, dua per tiga bagian dari Amerika Serikat tidak akan dapat dihuni.
Gunung berapi di Yellowstone National Park, di kawasan barat laut Wyoming, Amerika Serikat, menunjukkan tanda-tanda aktivitas yang tidak lazim.
Menurut catatan United States Geological Survey, dataran di kawasan itu telah naik dengan kecepatan tiga inci atau sekitar 7,6 sentimeter per tahun dalam tiga tahun terakhir. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi sejak mulai dicatat pada tahun 1923.
“Pertumbuhan ketinggian tersebut sangat tidak lazim karena ia terjadi di kawasan yang sedemikian luas dan pada kecepatan yang sangat tinggi,” kata Robert Smith, seorang profesor geofisika dari University of Utah, seperti diberitakan DailyMail, 9 Maret 2011.
Awalnya, kata Smith, pihaknya khawatir bahwa fenomena ini akan menjurus ke meletusnya gunung tersebut. “Namun demikian, kami mendapati bahwa magma di bawah kawasan itu kini berada di kedalaman 10 kilometer, jadi kita tidak usah panik,” ucapnya.
Meski begitu, Smith menyebutkan, jika magma terus naik hingga hanya 2 sampai 3 kilometer dari permukaan tanah, saat itulah warga AS perlu betul-betul khawatir.
Seperti diketahui, gunung di Yellowstone National Park pernah dua kali meletus secara dahsyat sekitar 1,3 juta tahun lalu dan sekitar 642 ribu tahun lalu. Terakhir kali meletus, ia memuntahkan debu hingga ketinggian 30 ribu kaki atau sekitar 9.100 meter dan debunya telah menutup kawasan mulai dari barat Amerika Serikat hingga Teluk Meksiko.
Para peneliti memprediksi, jika fenomena kenaikan permukaan tanah di kawasan tersebut berlanjut, gunung berapi super ini berpotensi meletus dalam waktu dekat. Jika sampai meletus, maka dua per tiga bagian dari Amerika Serikat tidak akan lagi dapat dihuni.
Sayangnya, akibat kurangnya data yang dimiliki dari letusan terakhir, peneliti tidak dapat memperkirakan kapan bencana alam berikutnya akan terjadi. Yang pasti, letusan dahsyat gunung ini bakal membuat letusan gunung Eyjafjallajokull di Islandia pada April 2010 lalu--yang sempat merusak jadwal penerbangan di seluruh dunia--menjadi tampak sangat kecil skalanya.
sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/208521-gunung-api-terbesar-di-dunia-akan-meletus-
home interior design, modern home interior design, modern home interior design 2011, modern home interior design ideas, modern home office,home interior decoration, home interior design, home interior design ideas, modern home interior design,home interior design, home theater interior design, Home theater interior design furniture, modern home theater interior, theater interior design.
Search This Blog
Thursday, 10 March 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Posts
-
desain interior kamar mandi modern model kalimantan desain interior kamar mandi modern model kalimantan desain interior kamar mandi modern ...
-
Hand Made? Heart Made?..the same thing, I think. My hands are tools I use in daily life. Bearing scars of wounds that occur As I do the th...
-
Sumber : http://unic77.blogspot.com/2010/11/kasihan-gan-gmnyah-rasanya-kalo-hidup.html
-
Modern bathroom interior design jakarta model Modern bathroom interior design jakarta model Modern bathroom interior design jakarta model Mo...
-
desain interior kamar mandi modern model yogyakarta Modern bathroom interior design model yogyakarta Modern bathroom interior design model y...
-
minimalist bathroom interior design model yogyakarta minimalist bathroom interior design model yogyakarta minimalist bathroom interior desig...
-
The pattern of life now is much different due to crush of big city life, so there is a need to make the body relax, "said Imelda Akmal,...
-
Banyak orang yang beralih ke susu kedelai karena alergi terhadap laktosa, yang merupakan karbohidrat utama dalam susu sapi. Apa saja keunggu...

No comments:
Post a Comment